Kemoterapi itu apa ? Dan Apakah ada efek sampingnya ?

Kemoterapi ialah merupakan salah satu cara terapi pengobatan yang menggunakan obat-obatan khusus (obat dengan kandungan kimia yang kuat) yang dimasukkan kedalam tubuh penderita (umumnya pasien penyakit kanker dengan cara disuntikkan) yang memiliki tujuan untuk menghambat dan menghentikan perkembangan dan juga pertumbuhan dari sel sel kanker tersebut.

Pengobatan kemoterapi
Cara kerja dari kemoterapi ini yakni dengan cara membunuh sel sel kanker didalam tubuh sehingga sel kanker tidak mampu untuk beregenerasi/ replikasi sehingga lama kelamaan sel kanker didalam tubuh menjadi berkurang dan biasanya bagi penderita kanker payudara benjolan kanker di bagian payudara mulai berkurang dan mengecil.
Selain dari kemampuan melawan sel kanker yang efektif namun pengobatan kemoterapi ini ternyata memiliki kekurangan yang bisa dikatakan sebagai efek samping yang dihasilkannya.

Dan inilah efek samping dari pengobatan kemoterapi yang umumnya dirasakan oleh penderita kanker yang menjalaninya yakni :

  1. Merasakan tidak nyaman pada bagian perut yang seringkali hampir seluruh penderita kanker yang menjalani kemoterapi merasa mual dan muntah.
  2. Rambut akan mulai rontok biasanya setelah menerima obat kemoterapi dua sampai 3 minggu sesudahnya. Tak terkecuali alis dan bulu mata, dan akan mulai tumbuh lagi pada kisaran minggu keempat dan seterusnya.
  3. Sulit untuk menggerakkan anggota tubuh seperti kebas dan kesemutan pada bagian jari kaki dan tangan akibat ganggua saraf tepi.
  4. Nafsu makan terganggu sehingga tubuh menjadi kekurangan gizi dan lama kelamaan berat badan pun menurun secara drastic.
  5. Mengalami ganguan kesulitan tidur.
  6. Kekurangan cairan akibat terlalu sering buang air besar/ diare.
  7. Pada bagian dada terasa sesak dan kesulitan bernafas tak jarang organ jantung pun berdetak lebih kencag dari normalnya.
  8. Mengalami pendarahan dari beberapa bagian tubuh diantaranya adalah mimisan dan juga gusi berdarah.
  9. Tubuh terasa lemah, lemas dan tidak berdaya.

Meskipun efek kemoterapi memberikan efek samping yang cukup tidak nyaman bagi yang menjalaninya, namun beberapa dampak diatas bisa secara perlahan membaik dalam waktu hitungan minggu. Disarankan bagi penderita kanker yang sedang atau telah menjalani pengobatan jenis kempterapi ini untuk istirahat yang cukup dan menghindari kegiatan fisik yang menguras tenaga. Hal ini dikarnakan kondisi fisik dan stamina yang belum sepenuhnya normal.
Galilah informasi sebanyak banyaknya seputar kemoterapi dan penyakit kanker yang diderita, jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter yang berkompeten dibidangnya. Dengan mengikuti saran dan anjuran dari dokter mudah mudahan pengobatan yang sedang dijalani memberikan hasil yang terbaik bagi penderita sampai memperoleh kesembuhan seperti semula.